Pemkab Muba bersama TNI-POLRI Perkuat Prokes di Pasar Tradisional

DAERAH MUSI BANYUASIN

SEKAYU, Bikin Berita – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian marathon melakukan upaya dalam rangka menangkal dan mencegah penyebaran virus Covid-19. Bersama Tim Binmas Polres Muba yang dipimpin Kasat Binmas Akp Nofrizal Dwiyanto SH, Satpol PP dipimpin Sekretaris Pol PP Marko Susanto SSTP MSi, Kepala Dinas Dagperin Muba Azizah SSos MT memberikan imbauan untuk disipilin penerapan protokol kesehatan kepada para pedagang dan pengunjung pasar Randik Sekayu (3/5).

Selain imbauan, Polres Muba dan Disdagperin Muba juga membagikan masker kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

Kepala Dinas Dagperin Muba, Azizah mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengenai mengetatan protokol kesehatan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19.

BACA JUGA :  Polres Banyuasin Amankan Pengedar Sabu, Senpira, dan Upal

“Kita terus melakukan himbauan tidak saja untuk pasar di Sekayu tetapi juga di seluruh pasar di wilayah Kab. Muba. Himbauan untuk pasar kecamatan dilakukan melalui UPTD Pengelola Pasar di masing-masing kecamatan,” ungkapnya.

“Dengan upaya yang kita lakukan terus menerus dan bersinergi dengan aparat terkait, maka diharapkan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi daerah yang masuk kategori hijau dan aman sehingga masyarakat juga dapat beraktivitas dengan tenang tapi tetap disiplin protokol kesehatan,” tambah Azizah.

Sementara itu, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan pengetatan PPKM, larangan mudik lebaran tahun ini dan memaksimalkan penerapan protokol kesehatan wajib terus kita laksanakan dilpangan dan sosialisasi terus kita gencarkan dan tentunya kesadaran dan disiplin kita menerapkan prokes seperti menggunakan masker menghindari kerumunan dan menajaga jarak itu penting.

BACA JUGA :  Penyintas Jantung dari Luar Sumsel Operasi di RSUD Sekayu

“Hanya saja ini tidak boleh kendor dan harus terus dilakukan aksi nyata di lapangan. Oleh sebab itu, penerapan di lapangan khususnya di pasar tradisional terus dilakukan,” tandasnya (Res)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *